Tingkatkan SDM, Dekranasda Lembata Gelar Pelatihan

loading…

Guna meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lembata menggelar pelatihan merancang busana Minggu (20/1/2019).

LEMBATA – Guna meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lembata menggelar pelatihan merancang busana dengan menghadirkan desainer kenamaan Indonesia, Handi Hartono, sebagai pemateri, Minggu (20/1/2019).

Yuni Darmayanti, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sekaligus Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Lembata mengatakan, workshop ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan kualitas SDM menghadapi dua kegiatan akbar di Jakarta, yaitu Jakarta Fashion Wood dan Festival Fashion Week.

“Dua kegiatan besar itu dilaksanakan pada Maret dan Mei 2019 di Jakarta. Dekranasda Lembata nantinya tidak hanya datang untuk menonton tapi kita harus hadir dan berpartisipasi. Dekranasda Lembata akan mempersembahkan gaya dan model kain sarung khas Lembata. Melalui pelatihan bersama desainer kondang Handi Hartono, kami berharap mampu memberikan penampilan yang terbaik di Jakarta,” harap Yuni Darmayanti.

Baca Juga:

Yuni mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Lembata dan NTT, khususnya Dekranasda Lembata yang baru bangkit lagi awal 2019 setelah dia dilantik sebagai ketua Dekranasda Lembata oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Yuli Laiskodat, beberapa bulan sebelumnya.

Menurut Yuni, langkah ke depan jangan kaku hanya punya pengetahuan mencetak kain sarung. Tapi harus lebih ke fashion seperti motif dari Kedang, Omesuri dan Buyasuri.

“Kita juga bisa buat bentuk lain. Seperti kemarin di Desa Bareng, kita telah menciptakan produksi Sedeje. Semoga ke depan bisa berlanjut dan tidak hanya itu banyak barang-barang lain yang kita bisa ciptakan dari banyaknya sarung di pulau Lembata,”

Handi Hartono mengatakan, dia akan memilih perwakilan Lembata untuk mengikuti dua even akbar dan penting di pentas nasional, di Jakarta. “Saya melihat Lembata itu potensial. Sangat rugi bila tidak diangkat menjadi fashion nasional,” ujarnya.

Handi mengajak masyarakat Lembata bersemangat kerja keras tak kenal lelah untuk mengenalkan produk Lembata ke level nasional, bahkan dunia. “Kain produk Lembata sudah sangat cantik untuk dipasarkan.

Handi yakin dengan aktifnya Dekranasda Lembata di bawah kepemimpinan Yuni Darmayanti, Dekranasda Lembata pasti mampu menjadikan kain khas Lembata jadi produk fashion nasional.

(akn)

You may also like :