Pengungsi Banjir di Gowa Sulsel Capai 2 Ribu Orang

loading…

BPBD Sulsel mencatat jumlah pengungsi akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, mencapai 2.121 jiwa. Foto/Herni Amir/SINDOnews Makassar

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah pengungsi akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, mencapai 2.121 jiwa.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Sulsel Devo Khaddafi menerangkan, hingga malam tadi terdata ribuan pengungsi saat ini ditampung di 13 titik berbeda.

Mereka menempati mesjid, kantor pemerintahan hingga puskesmas yang terletak di lokasi lebih tinggi, akibat kediaman mereka terendam banjir.

Baca Juga:

“Informasi dari Kepala BPBD Sulsel, sampai saat ini tercatat total 2.121 jiwa pengungsi di Gowa,” kata Devo, Rabu (23/1/2019) pagi.

Jumlah pengungsi terbanyak di Kecamatan Pallangga dan Somba Opu dengan titik pengungsian, yakni Kelurahan Samata 200 jiwa, Pasar Sungguminasa 600 jiwa. Gardu Induk PLN Sungguminasa 40 jiwa, Kompleks RPH Tamarunang 521 jiwa, Mesji Nurul Iman Yabani Bonto Ramba, Somba Opu 94 jiwa, Puskesmas Pallangga 21 jiwa, Kantor Camat Pallangga 56 jiwa, dan BTN Pallangga mas 33 jiwa.

Selebihnya di Masjid Baiatul Jihad Tompobalang 70 jiwa, Masjid Mangngalli 200 jiwa, Puskesmas Kampili 6 jiwa, Pandang-pandang 120 jiwa, dan Bukit Tamarunang 160 jiwa.

Sebagian pengungsi harus berdesak-desakan di masjid. Pasalanya, sekitar ratusan warga memilih tinggal di masjid sembari menunggu bantuan dan banjir surut.

(rhs)

You may also like :