DPMPTSP, RSUD dan Disdukcapil Badung Raih Penghargaan Kemenpan RB

loading…

DPMPTSP, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, Bali meraih penghargaan dari Kemenpan RB. Foto Ist

JAKARTA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung, Bali meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan tersebut diberikan karena ketiga instansi itu dinilai sangat baik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya di Kabupaten Badung, Bali.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, ketiga instansi tersebut mendapat nilai A atau sangat baik dalam hal pelayanan publik di Kabupaten Badung.

“Jadi ketiga instansi teknis kami yang telah dinilai baik oleh Kemenpan RB sudah mendapat nilai tertinggi dan ini sekaligus ketiganya, sehingga kita sudah dikatakan mampu memberikan pelayanan terbaik. Di antara daerah kabupaten kota yang ada dan ini hanya didapat 11 daerah kabupaten, untuk itu saya ucap puji syukur,” kata Suiasa usai menerima penghargaan di Balai Kartini, Selasa, (27/11/3018).

Suiasa menuturkan, penghargaan yang diperolehnya itu merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen yang terlibat mulai dari pihak swasta dan juga termasuk masyarakat yang bahu membahu memberikan kontribusi untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk mewujudkan clean government dan good government.

“Maka ini menjadi pemantik kami ke depan untuk selalu menjaga mengawal pelayanan publik adalah satu kebutuhan mutlak yang harus diterima masyarakat dengan sebaik-baiknya, karena salah satu faktor dan indikator kita yang menunjukkan masyarakat maju dan sejahtera itu sendiri salah satunya adalah memberikan pelayanan publik yang prima dan optimal,” paparnya.

Dengan penghargaan ini dirinya mengapresiasi atas capaian ketiga intansinya tersebut. Menurut Suiasa, apa yang sudah dikerjakan bukan suatu pekerjaan yang mudah. Banyak proses panjang yang harus dilalui dan dengan penuh tanggung jawab, didukung segala kebijakan pimpinan diharapkan dapat menjadi contoh buat perangkat daerah lainnya dengan memberikan pelayanan publik di Kabupaten Badung dengan baik.

“Kita harus pertahankan dan tingkatkan, satu adalah jaga komitmen, dua integritas, tiga konsistensi, keempat kebersamaan dan kegotong royongan itu yang terpenting buat kita kalau hal itu tidak dapat kita lakukan maka menjadi satu hal keniscayaan jadi harus bisa dipertahankan hal itu. Kita tidak pernah henti-hentinya untuk mengikuti perkembangan inovasi kreativitas yang terbarukan, karena di zaman sekarang harus diisi inovasi jadi setiap tahun ada peradaban, dan komponen empat hal itu akan selalu menjadi dasar kita,” paparnya.

Sebelumnya Kabupaten Bandung sendiri menjadi pilot project yang ditunjuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk mal pelayanan publik bersama 11 kabupaten dan kota lainnya sejak 17 September 2018.

Adapun penghargaan yang diberikan Kemenpan RB itu juga diberikan kepada 11 kepala daerah karena dinilai telah berhasil membina pelayanan publik di wilayahnya sehingga tiga unit pelayanan publik yang dievaluasi itu meraih predikat A atau sangat baik.

(sms)

You may also like :