Disnakertras Kobar Siapkan Tiga Wilayah Transmigrasi Pugar

loading…

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kotawaringin Barat Gusti Nur Aini. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan tiga lokasi untuk dijadikan wilayah transmigrasi pugar. Program ini untuk mendongkrak perekonomian dan pemerataan jumlah penduduk.

Kepala Disnakertrans Kobar Gusti Nur Aini mengatakan, program transmigrasi pugar yang akan dilaksanakan pada 2020 dan saat ini masih dalam proses. Namun, untuk lahan sudah siap dan tidak ada masalah. Pihaknya telah melakukan survei terhadap desa-desa di enam kecamatan se-Kobar, dan hasilnya ada tiga desa yang bakal dijadikan sebagai wilayah transmigrasi pugar.

“Ketiga lokasi untuk transmigrasi pugar ada di Desa Rangda Kecamatan Arut Selatan, Desa Lalang dan Kondang di Kecamatan Kotawaringin Lama. Awalnya ada empat lokasi, tetapi untuk desa Tanjung Putri Kecamatan Arut Selatan, tiga lokasi ternyata lahan yang akan diajukan sudah keluar izin HGU untuk kelapa sawit jadi kami batalkan sehingga hanya ada tiga desa itu,” kata Gusti Nur Aini, Senin (28/1/2019).

Baca Juga:

Gusti Nur Aini mengatakan, tujuan tramigrasi pugar ini untuk pemerataan jumlah penduduk dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Trasmigrasi pugar merupakan program pemerataan penduduk dengan melibatkan masyarakat setempat dan mendatangkan dari luar daerah dengan perbandingan 40{feb17394ee837983aacecfd85052fd72acde2ab1ef21241fc7ece377cfc52b99} pendatang dan 60{feb17394ee837983aacecfd85052fd72acde2ab1ef21241fc7ece377cfc52b99} masyarakat lokal.

“Ketiga desa yang dijadikan lokasi transmigrasi pugar ini merupakan desa lama tetapi masih sangat lambat perkembangannya. Sedangkan luas lahan yang ada sangat luas, tetapi jumlah penduduknya masih sedikit, seperti desa Lalang saja jumlah penduduknya hanya 93 Kepala Keluarga dengan luas lahan mencapai 9.000 hektare,” katanya.

Dia menambahkan, syarat untuk menjadi peserta transmigrasi adalah memiliki keahlian sesuai dengan lahan yang akan ditempati. “Kami sudah sosialisasi tentang program transmigrasi pugar ini kepada masyarakat di tiga desa itu dan mereka begitu antusias serta membuka diri menerima peserta transmigrasi dari luar daerah,” pungkasnya.

(wib)

You may also like :