Bupati Serang Serukan Percepatan Pembangunan 2019

loading…

Bupati Serang Ratu Chasanah melantik 223 pejabat struktural dan fungsional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Rabu (16/1/2019).

SERANG – Bupati Serang Ratu Chasanah melantik 223 pejabat struktural dan fungsional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Rabu (16/1/2019).

Dalam pidato pelantikan Bupati Tatu menyerukan untuk memaksimalkan kinerja percepatan penyelenggaraan pemerintah tahun 2019.

Menurutnya, pengukuhan yang dilakukan pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti struktur organisasi yang baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat.

Baca Juga:

”Saya sudah mengingatkan bahwa ASN untuk bersedia ditempatkan di mana saja dan bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Dalam menyelenggarakan fungsi pemerintah, kata Bupati Tatu, salah satu indikator keberhasilannya adalah kualitas kinerja yang berkaitan dengan tata cara manajemen pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien. Sehingga, dapat mencapai tujuan secara optimal untuk memanfaatkan sumber daya yang berpedoman prinsip tata pemerintahan yang baik.

“Hal ini juga upaya yang signifikan untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas kinerja. seperti melakukan perubahan struktur organisasi agar lebih fokus terhadap bidangnya adalah salah satu peningkatan,” tutur Tatu.

Jabatan yang dilantik terduru dari jabatan pimpinan tertinggi 2 orang, administrator 43 orang, pengawas 116 orang, dan fungsional 62 orang. Selain itu, terdapat penambahan struktural untuk penyesuaian jabatan eselon.

“Hal ini juga dalam rangka penerapan pola pembinaan karier pegawai agar kinerja penyelenggaraan pemerintahan menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Asep Saefudin, mengatakan, selain pelantikan, Pemkab Serang mengukuhkan beberapa OPD yang sudah berubah.

Seperti, Badan Pelayanan Pendapatan Daerah (BPPD) menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD).

“Pengisian eselon II yang kosong akan kita tunggu hasil dari kebijakan Bupati nanti, karena kandidat juga sudah ada,” tuturnya.

Dia menilai, ketika sudah terisi eselon II maka pihaknya akan mempersiapkan untuk jabatan yang kosong pada eselon III agar tidak ada kekosongan terlalu lama. “Tadi juga ada yang promosi dari eselon IV ke eselon III sebanyak 18 orang selebihnya hanya rotasi,” pungkas Asep.

(akn)

You may also like :