Tunggal Putri Indonesia Habis di Perempat Final

Fitriani terhempas dari ajang Korea Masters 2018. Itu terjadi setelah dia berhadapan dengan pebulu tangkis tunggal putri asal Tiongkok, Li Xuerui pada fase perempat final, Jumat 30 November.

Tidak ada kesulitan khusus bagi Li untuk menaklukkan Fitriani yang termasuk salah satu tunggal putri terbaik Indonesia. Dia hanya butuh waktu 27 menit untuk menutup laga dengan skor 21-14 dan 21-12.

Jalannya laga memang tampak tidak berimbang baik pada game pertama dan game kedua. Saat itu, Fitriani selalu kesulitan memberi perlawanan dan selalu tertinggal cukup jauh.

Secara di atas kertas, Li memang sedikit lebih unggul karena ranking dunianya (31) berselisih tiga strip dengan Fitriani (34). Meski begitu, kedua pemain memang belum pernah bentrok sebelumnya.

Dengan kegagalan Fitriani, artinya Indonesia juga telah gagal mencuri gelar juara lewat nomor tunggal putri di ajang Korea Masters 2018. Sebab, tiga wakil lainnya sudah gugur lebih dulu daftar poker.

Lyanny Alessandra Mainaky terhempas pada babak kedua. Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung dan Rusydina Antardayu Riodingin langsung gugur di babak pertama.

Jaya Raya Keluar sebagai Pemenang Kejurnas PBSI 2018

PB Jaya Raya berhasil menjuarai Kejurnas PBSI 2018. Prestasi itu mereka pastikan setelah menaklukkan PB Mutiara Cardinal Bandung dengan skor 3-1 pada fase final, Sabtu 22 Desember.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu tampil sebagai penentu kemenangan di final. Mereka yang tampil di laga keempat sukses menekuk Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani dengan skor 21-12 dan 21-8.

Jaya Raya sudah membuka keunggulan lebih dulu lewat ganda putra Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto yang tampil pada laga pertama. Saat itu, Hardianto/Reinard Dhanriano yang menjadi lawannya mereka tekuk dengan skor, 11-21, 21-17 dan 21-16.Mutiara Cardinal sempat memberikan perlawanan lewat kemenangan tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang tampil pada laga kedua. Tapi, Firman Abdul Kholik yang tampil pada laga ketiga malah menelan kekalahan dari Krishna Adi Nugraha.

Greysia/Apriyani tampil di Kejurnas PBSI dengan status ganda putri terbaik Tanah Air. Tak heran keduanya bisa menaklukkan Yulfira/Maretha dengan mudah.Imelda Wiguna selaku Manajer Tim Jaya Raya sempat memprediksi bakal bertemu PB Djarum di final. Tapi, bukan berarti dia menganggap remeh Mutiara Cardinal yang menjadi lawan. Buktinya, Jaya Raya tetap menurunkan susunan pemain terbaiknya.

“Jujur saja, awalnya kami mengira akan bertemu PB Djarum di final. Waktu PB Djarum kalah, kami saling mengingatkan, tidak boleh under estimate tim Mutiara. Kami memang mau selamatkan nomor ganda, makanya saya mulas waktu partai Angga/Rian,” ujar Imelda seperti dikutip dari Badminton.org.

“Tidak ada strategi khusus dalam kemenangan ini karena kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Kami mengharapkan Krishna menang, walaupun tahu bahwa Mutiara unggul di nomor tunggal,” tambahnya.

Berikut hasil lengkap final Kejurnas PBSI 2018:

Ganda putra
Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto vs Hardianto/Reinard Dhanriano: 11-21, 21-17, 21-16

Tunggal Putri
Sri Fatmawati vs Gregoria Mariska Tunjung: 20-22, 13-21

Tunggal Putra
Krishna Adi Nugraha vs Firman Abdul Kholik: 25-23, 21-16

Ganda Putri
Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani: 21-12, 21-8

Ganda Campuran
Alfian Eko Prasetya/Della Destiara Haris vs Ricky Karanda Suwardi/Bunga Fitriani – tidak dimainkan.

Kejurnas PBSI 2018: Jaya Raya Dedikasikan Kemenangan untuk Orang Tua dan Pengurus Yayasan

Manajer Tim PB Jaya Raya, Imelda Wiguna, mengapresiasi kesuksesan skuatnya sebagai pemenang Kejurnas PBSI 2018. Dia berharap, prestasi itu bisa mengangkat nama timnya menjadi lebih baik lagi.

Jaya Raya memastikan gelar juara setelah menaklukkan PB Mutiara Cardinal Bandung pada fase final, Sabtu 22 Desember. Saat itu, mereka menang dengan skor, 3-1.Greysia Polii/Apriyani Rahayu tampil sebagai penentu kemenangan Jaya Raya. Keduanya yang memang ganda putri terbaik Indonesia dipercaya turun pada partai keempat untuk mengalahkan Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani.

Sebelum Greysia/Apriyani, Jaya Raya juga sukses mencuri poin lewat kemenangan tunggal putra Krishna Adi Nugraha dan Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto. Mereka hanya kecolongan pada laga kedua yang dimainkan tunggal putri Sri Fatmawati.Berbicara seusai laga, Imelda menyebutkan bahwa kesuksesan Jaya Raya kali ini sangat berarti IDN Poker. Sebab, klubnya sempat dianggap sebelah mata oleh para orang tua para pemainnya dan pengurus yayasan.

“Lewat kemenangan ini, kami berharap para orang tua melihat bahwa Jaya Raya masih oke. Dalam beberapa tahun ini, kami memang kalah dari segi perekrutan,” kata Imelda seperti dikutip Badminton.org.

“Prestasi ini sekaligus juga menyemangati pengurus yayasan Jaya Raya. Berkat kontribusi mereka juga kami bisa menjadi juara. Istilahnya itu, apa yang sudah dikeluarkan ada hasilnya,” tambahnya menutup.

Berikut hasil lengkap final Kejurnas PBSI 2018:

Ganda putra
Angga Pratama/Muhammad Rian Ardianto vs Hardianto/Reinard Dhanriano: 11-21, 21-17, 21-16

Tunggal Putri
Sri Fatmawati vs Gregoria Mariska Tunjung: 20-22, 13-21

Tunggal Putra
Krishna Adi Nugraha vs Firman Abdul Kholik: 25-23, 21-16

Ganda Putri
Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani: 21-12, 21-8

Ganda Campuran
Alfian Eko Prasetya/Della Destiara Haris vs Ricky Karanda Suwardi/Bunga Fitriani – tidak dimainkan